Palembang, Sumselraya — Pengurus Provinsi Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Sumatera Selatan masa bakti 2025–2029 resmi dikukuhkan dan dilantik di Hotel Selatin, Palembang, Selasa (14/4/2026). Pelantikan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat organisasi serta mengembangkan olahraga padel di Sumatera Selatan.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi PBPI Sumsel untuk memulai langkah strategis dalam memajukan olahraga padel di daerah. Ketua PBPI Sumsel yang baru dilantik, M. Arris Al-Kautsar, SE, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan popularitas dan minat masyarakat terhadap olahraga padel.
Ia menyampaikan bahwa fokus utama kepengurusan ke depan meliputi pembinaan atlet, penyelenggaraan turnamen, serta penguatan organisasi. “Kami akan mendorong pembinaan atlet sejak dini dan memperluas jangkauan olahraga padel agar dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat,” ujar Arris.
Menurutnya, padel memiliki potensi besar untuk berkembang seiring meningkatnya tren olahraga modern di kalangan masyarakat. Selain itu, PBPI Sumsel juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, komunitas olahraga, serta pihak swasta guna membangun ekosistem padel yang berkelanjutan di Sumatera Selatan.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, PBPI Sumsel diharapkan mampu mencetak atlet berprestasi dan membawa nama daerah bersaing di tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua Umum PBPI, Galih Kartasmita, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan PBPI Sumatera Selatan. Ia menilai hal tersebut sebagai langkah strategis dalam mempercepat pengembangan olahraga padel di daerah.
“Sumatera Selatan memiliki potensi besar menjadi salah satu pusat pengembangan padel di Indonesia. Kami berharap pengurus yang baru dilantik dapat bekerja secara solid, aktif melakukan pembinaan, serta menghadirkan kompetisi yang berkualitas,” ujar Galih.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pengurus daerah dengan PBPI pusat serta dukungan berbagai pemangku kepentingan guna mendorong prestasi atlet di tingkat nasional. Galih menambahkan, olahraga padel direncanakan akan masuk dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
“Dengan waktu kurang lebih satu tahun menuju pra-PON, dalam enam bulan ke depan kami akan melakukan seleksi atlet. Tahapannya kemungkinan dimulai dari pra-PON, kemudian dilanjutkan ke PON,” jelasnya.
Ia berharap seluruh pengurus yang telah dilantik dapat segera menjalankan program pembinaan secara serius guna melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Sumatera Selatan. (*Anton)
















