Solidaritas untuk Jurnalis Korban Kekerasan, Conie Pania Putri: Hentikan Kekerasan, Tegakkan Hukum!

Palembang, Sumsel33 Dilihat

PALEMBANG, Sumselraya.com — Komisaris media online nasional Indodaily.co, Dr. Conie Pania Putri, S.H., M.H., menyatakan solidaritas penuh terhadap dua jurnalis yang diduga menjadi korban pengeroyokan saat meliput aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel), Selasa (13/10/2026).

Dukungan tersebut ditunjukkan Conie dengan menghadiri aksi solidaritas pers yang digelar Koalisi Pers Sumsel di kawasan flyover Polda Sumsel, Kamis (15/10/2026). Kehadirannya menjadi bentuk dukungan moral kepada para jurnalis sekaligus seruan agar dugaan kekerasan terhadap pekerja media diusut tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Bagi Conie, persoalan ini bukan sekadar menyangkut profesi jurnalistik, melainkan juga berkaitan dengan nilai kemanusiaan, keadilan, dan kebebasan pers sebagai salah satu pilar penting demokrasi.

Ia menegaskan, kehadirannya dalam aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama insan pers yang menjalankan tugas jurnalistik demi memenuhi hak masyarakat untuk memperoleh informasi.

“Saya sengaja membersamai rekan-rekan media karena rasa solidaritas, rasa perikemanusiaan, dan rasa satu perjuangan dengan teman-teman media di sini. Kami merasa sangat terinjak-injak hati kami ketika teman-teman jurnalis diperlakukan dengan tidak manusiawi,” ujar Conie.

Menurutnya, dugaan kekerasan terhadap jurnalis merupakan persoalan serius yang tidak boleh dianggap sepele. Jurnalis memiliki tanggung jawab profesional untuk mencari, mengolah, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat, termasuk ketika meliput situasi yang berpotensi menimbulkan ketegangan.

 

Karena itu, setiap jurnalis harus mendapatkan perlindungan dalam menjalankan tugasnya, tanpa ancaman kekerasan maupun intimidasi.

“Rekan-rekan jurnalis dilindungi oleh undang-undang dalam menyelenggarakan dan melaksanakan tugasnya,” tegasnya.

Minta Dugaan Kekerasan Diusut Tuntas

Conie meminta agar dugaan kekerasan terhadap pekerja media ditangani secara serius, transparan, dan profesional. Pengusutan menyeluruh diperlukan untuk mengungkap fakta kejadian sekaligus memastikan pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab diproses sesuai hukum.

Menurutnya, penyelesaian perkara tidak cukup hanya berfokus pada insiden yang terjadi. Evaluasi terhadap langkah pencegahan, koordinasi, dan pola pengamanan di lapangan juga perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Keselamatan jurnalis, lanjutnya, harus menjadi perhatian bersama, termasuk bagi aparat keamanan yang bertugas mengendalikan situasi dan menjaga ketertiban selama aksi massa berlangsung.

Ia berharap proses hukum berjalan secara terbuka dan berkeadilan. Selain itu, hak-hak korban juga harus diperhatikan agar mereka memperoleh perlindungan serta keadilan sebagaimana mestinya.

Koalisi Pers Sumsel Suarakan Keadilan

Aksi solidaritas yang digelar Koalisi Pers Sumsel mengusung seruan, “Hentikan Kekerasan, Tegakkan Hukum, Lindungi Kerja Jurnalistik.”

Dalam aksi tersebut, para insan pers menyampaikan tuntutan agar dugaan kekerasan terhadap dua jurnalis diusut secara menyeluruh, pihak-pihak yang terbukti terlibat diungkap, serta proses hukum dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan.

Koalisi Pers Sumsel juga meminta evaluasi terhadap fungsi intelijen dan pengamanan aksi massa. Selain itu, koalisi mendesak pencopotan Direktur Intelkam Polda Sumsel sebagai bentuk pertanggungjawaban jabatan atas dugaan kegagalan mengantisipasi potensi konflik dan mencegah bentrokan.

Tuntutan tersebut merupakan sikap Koalisi Pers Sumsel yang disampaikan sebagai bagian dari dorongan agar sistem pengamanan aksi massa dievaluasi dan pertanggungjawaban dijalankan sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.

Conie menilai, aksi solidaritas ini menunjukkan bahwa insan pers memiliki kepedulian dan semangat kebersamaan dalam memperjuangkan keselamatan rekan seprofesi. Solidaritas tersebut juga menjadi kekuatan moral untuk menyuarakan keadilan sekaligus menjaga agar kebebasan jurnalis. (Rill/Tim)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *