Palembang, Sumselraya — PT. Metro Media Corpora angkat suara terkait dugaan penyalahgunaan kartu identitas (ID Card) pers oleh seorang oknum wartawan yang sudah lama diberhentikan. Perusahaan media yang berkantor pusat di Palembang, Sumatera Selatan, itu menegaskan siap menempuh jalur hukum bila tak ada itikad baik dari yang bersangkutan.
Oknum tersebut diketahui masih menggunakan ID Card media online LapadNews.com untuk kepentingan pribadi, meski telah distop press sejak 24 Desember 2024. Manajemen menilai tindakan itu bukan hanya merugikan perusahaan, tapi juga berpotensi menyesatkan publik.
Redaktur/Penanggung Jawab LapadNews.com, Maidi Irwansyah, menyebut pihaknya masih memberikan waktu agar oknum tersebut mengakui kesalahan dan menyelesaikan persoalan secara baik-baik.
“Kami masih menunggu itikad baik. Tapi kalau sampai batas waktu yang ditentukan tidak ada respons, kami akan ambil langkah hukum,” kata Maidi, Sabtu (20/12/2025).
Ia menegaskan, keputusan ini merupakan hasil kesepakatan internal redaksi dan manajemen untuk memulihkan nama baik media. Sebab, secara administratif dan legal, oknum tersebut sudah tidak lagi berstatus sebagai wartawan LapadNews.com.
Hal senada disampaikan Wakil Pemimpin Redaksi LapadNews.com, Efirman Irawansyah (Yopi 007). Menurutnya, penggunaan kartu pers yang sudah tidak berlaku bisa dikategorikan sebagai wartawan gadungan dan masuk ranah pidana.
“Itu bisa dijerat Pasal 263 KUHP atau Pasal 391–392 UU Nomor 1 Tahun 2023, dengan ancaman pidana hingga 6 tahun penjara,” ujarnya.
Yopi menambahkan, jika ID Card tersebut digunakan untuk meminta uang, fasilitas, atau melakukan tekanan terhadap narasumber, maka perbuatan itu juga dapat dikenakan Pasal 378 KUHP tentang penipuan.
Menanggapi kasus ini, RADAR Center menilai langkah tegas perusahaan pers sudah tepat. RADAR Center menyebut penegakan hukum penting agar tidak ada lagi penyalahgunaan atribut pers di lapangan.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kartu pers bukan sekadar identitas, melainkan amanah yang harus digunakan secara profesional dan bertanggung jawab. (*Anton)











