Dompet Dhuafa Sumsel Gelar KURBANAVAL 1447 H, Edukasi Kurban hingga Pelosok Negeri

Palembang, Sumsel28 Dilihat

PALEMBANG — Sumselraya.com Dompet Dhuafa Sumatera Selatan menggelar kegiatan KURBANAVAL – The Kurban Series 1447 H di kawasan Palembang Icon Mall, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya edukasi kurban kepada masyarakat, khususnya generasi muda di perkotaan.
Acara dikemas dalam konsep festival edukatif dengan menghadirkan talkshow, penampilan seni islami, hiburan santri pondok pesantren, hingga sesi berbagi bersama influencer lokal.

Melalui kegiatan itu, Dompet Dhuafa ingin mengajak masyarakat memahami makna kurban tidak hanya sebagai ibadah penyembelihan hewan, tetapi juga bentuk kepedulian sosial bagi masyarakat di daerah pelosok.

Plt Pimpinan Cabang sekaligus Manager Program Dompet Dhuafa Sumsel, Penta Agustina, mengatakan tema kurban tahun ini mengangkat filosofi tentang ibadah kurban sebagai “kendaraan terbaik” menuju akhirat.

“Tema tahun ini yakni Siapkan Kendaraan Terbaik Versimu. Jadi, berkurban itu merupakan kendaraan kita di akhirat nanti,” kata Penta.

Menurut dia, program Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa telah berjalan sejak 1994 dan kini memasuki usia ke-31 tahun. Program tersebut menjangkau berbagai wilayah terpencil di Indonesia hingga kawasan konflik kemanusiaan di luar negeri.

“Tahun ini distribusi dilakukan hingga pelosok Sumatera Selatan, wilayah Indonesia Timur seperti Papua, Ambon, dan Sulawesi, serta negara-negara konflik seperti Palestina, Somalia, Sudan, dan Myanmar,” ujarnya.

Penta menambahkan, masyarakat juga diberikan kemudahan dan transparansi dalam proses penyaluran hewan kurban. Pekurban akan memperoleh informasi terkait lokasi penyembelihan, jadwal pemotongan, hingga dokumentasi hewan kurban yang telah disalurkan.

“Setelah pemotongan selesai, kami juga mengirimkan foto dokumentasi hewan kurban kepada para pekurban,” katanya.

Pemilihan Palembang Icon Mall sebagai lokasi kegiatan disebut sebagai bagian dari strategi mendekatkan edukasi kurban kepada masyarakat urban.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya berkurban dan memperluas sosialisasi kurban kepada semua kalangan,” ujar Penta.

Kegiatan tersebut turut melibatkan siswa pondok pesantren yang tergabung dalam Forum Pondok Pesantren Sumsel serta penampilan dari Sanggar Kreativitas Anak Bangsa Kirana Entertainment.
Selain itu, Dompet Dhuafa Sumsel menggandeng sejumlah influencer lokal, di antaranya Cek Maria, Mba Suzannita, Hardi Bubut, Bintang Layo, Dea Olivia, dr Rian, Kak Sandi, Ama Tavip, dan Kak Ojak untuk membantu menyosialisasikan program kurban melalui media sosial.

Sementara itu, Vice Ekonomi dan Peternakan Dompet Dhuafa Sumsel, Ahmad Rais Ginanjar, mengatakan pihaknya telah menyiapkan stok hewan kurban dari peternak binaan lokal.

“Total ada sekitar 10 peternak binaan di Palembang. Hewan-hewan tersebut nantinya dikumpulkan di satu titik sebelum didistribusikan,” ujarnya.

Menurut Ahmad, untuk distribusi ke luar negeri, Dompet Dhuafa bekerja sama dengan NGO dan relawan kemanusiaan di negara tujuan.

“Untuk Palestina misalnya, pemotongan dilakukan di India, Mesir, atau Yordania. Distribusi dilakukan dalam bentuk daging beku maupun makanan kaleng,” katanya.

Pada tahun ini, Dompet Dhuafa Sumsel menargetkan distribusi 200 hingga 300 hewan kurban, meningkat dibanding tahun lalu yang mencapai sekitar 160 ekor sapi dan kambing.

Selain program kurban reguler, Dompet Dhuafa Sumsel juga menghadirkan program Sedekah Daging bagi masyarakat yang ingin berbagi meski belum mampu membeli satu ekor hewan kurban secara penuh.

“Kalau belum bisa berkurban satu ekor kambing atau sapi, masyarakat tetap bisa bersedekah mulai Rp 50.000. Dana itu nantinya dikumpulkan dan dibelikan hewan kurban untuk diberikan kepada guru mengaji,” ujar Penta.

Saat ini, Dompet Dhuafa Sumsel telah memiliki stok sekitar 30 hewan kurban dengan potensi tambahan lebih dari 100 hewan dari peternak binaan.

“Kami berharap distribusi hewan kurban lebih merata hingga ke pelosok Sumsel agar masyarakat yang selama ini jarang menikmati daging kurban juga bisa merasakannya,” kata Ahmad.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *