Indralaya Utara, Sumselraya.com — Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Mushollah Al-Fatah yang berada di kawasan Perumahan Griya Sejahtera terus menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi anak-anak di lingkungan Desa Pering.
Meski berada di tengah area perkebunan dengan akses jalan tanah, antusiasme anak-anak untuk belajar membaca dan menghafal Al-Qur’an tetap tinggi.
Penelitian terhadap aktivitas TPA ini dilakukan pada 17 November 2025 oleh mahasiswi bernama Atikah Salsabilah, yang melakukan observasi langsung untuk melihat proses pembinaan Al-Qur’an di lingkungan desa.
Setiap sore, puluhan anak usia 6 hingga 13 tahun memenuhi mushollah untuk mengikuti kegiatan belajar. TPA ini dikelola oleh pasangan suami istri, Ustad Thoriq dan Umi Aini, yang menjadi pengajar utama dan membimbing para santri sesuai kemampuan masing-masing.
Pembelajaran dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Iqra’ yang belajar di rumah Ustad Thoriq, serta kelompok Al-Qur’an yang mengikuti pembelajaran di dalam mushollah.
Meski fasilitas yang tersedia masih sederhana, proses belajar tetap berjalan terstruktur mulai dari membaca dan menulis huruf Arab, hingga kegiatan muroja’ah hafalan.
Hasil observasi Atikah mencatat adanya perkembangan signifikan pada sejumlah peserta didik. Bahkan dua anak telah berhasil menghafal dua juz Al-Qur’an, menunjukkan bahwa keterbatasan fasilitas tidak mengurangi semangat mereka.
Dukungan kuat dari masyarakat juga terlihat dari tingginya partisipasi anak-anak setiap harinya. Namun, TPA Mushollah Al-Fatah masih menghadapi berbagai kendala seperti minimnya sarana prasarana, ruangan belajar yang terbatas, kondisi jalan yang becek saat hujan, serta jumlah pengajar yang hanya dua orang.
Selain itu, TPA ini belum terdaftar secara resmi sehingga belum mendapat bantuan dari lembaga terkait.
Masyarakat berharap akan ada perhatian lebih dari warga, pemerintah desa, maupun pihak lainnya untuk membantu pengembangan TPA ini.
Dengan dukungan fasilitas, penambahan tenaga pendidik, serta legalitas yang jelas, Mushollah Al-Fatah berpotensi menjadi lembaga pembinaan Al-Qur’an yang lebih berkembang dan berkualitas bagi generasi muda Desa Pering.
(*Red/Dede)









